Minggu, 10 Maret 2013

LEMBAR KISI-KISI DAN BUTIR SOAL TES ULANGAN TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013




LEMBAR  KISI-KISI DAN BUTIR SOAL TES
ULANGAN TENGAH SEMESTER GENAP
TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013


LOGO YAYASAN Kuning
 
Nama Sekolah
: MI BUSTANUL ULUM BADAS
Mata pelajaran
: PENJASKES
Kelas/Semester
: 1 ( satu )/ II (DUA) 
Alokasi Waktu
: 2 x 35 Menit

No Soal
Indikator  Soal
Bentuk soal
Butir Soal
Kunci  Jawab
Skor
1
Siswa mampu Mengerti konsep awalan dalam gerak dasar berjalan
Isian
Saat berjalan langkah kaki dimulai dengan kaki?
Kiri
5
2
Siswa mampu mengetahui fungsi gerak dasar berjalan


Isian
Gerakan berjalan dapat melatih kekuatan?
Kaki
5
3
Siswa mampu Mengerti teknik dan sikap dalam melakukan gerak dasar berlari.

Isian
Pada saat berlari badan harus condong ke?
Depan
5
4
Siswa mampu mengerti konsep arah pandangan dalam melakukan gerak dasar lari

Isian
Pada saat berlari pandangan kita harus ke arah?
Depan
5
5
Siswa mampu mengerti teknik mendarat dalam gerak dasar melompat

Isian
Pada saat melompat kita mendarat dengan menggunakan kaki?
Kanan dan kiri
5
6
Siswa mampu mengetahui fungsi gerak dasar berjalan, lari dan melompat

Isian
Gerakan jalan lari dan melompat dapat melatih otot ?
Kaki
5
7
Siswa mampu mengetahui fungsi gerak dasar mengayun lengan

Isian
Gerakan mengayun lengan digunakan untuk menguatkan otot?
Tangan
5
8
Siswa mampu mengerti sikap ayunan tangan ketika melakukan gerak berjalan

Isian
Ayunan tangan saat berjalan harus …………… dengan langkah kaki
Berlawanan
5
9
Siswa dapat mengerti benda tangan yang biasanya digunakan dalam berolahraga

Isian
Benda alat olahraga yang bisa dilempar dan ditangkap adalah?
Bola
5
10
Siswa mampu mengetahui bagian tubuh yang digunakan untuk menyundul bola

Isian
Kita menyundul bola menggunakan?
Kepala
5
No Soal
Indikator  Soal
Bentuk soal
Butir Soal
Kunci jawaban
Skor

1

Siswa bisa mengetahui alat untuk menjaga kebersihan lingkungan

Uraian
Sebutkan 2 alat yang biasanya digunakan untuk menjaga kebersihan kelas?
1.      Sapu
2.      Sulak
3.      Tong sampah
10
2
Siswa bisa mengerti olahraga yang mempunyai fungsi untuk melatih kekuatan otot kaki

Uraian
Sebutkan olahraga apa saja yang bisa melatih kekuatan otot kaki?
1.  Lari
2.  Jalan
3.  lompat
10
3
Siswa bisa mengetahui makanan makanan sehat yang banyak mengandung protein

Uraian
Sebutkan 2 makanan yang mengandung protein?
1.      Tempe
2.      Telur
3.      Tahu
4.      Daging
10
4
Siswa bisa mengerti tata cara menjaga makanan agar terhindar dari suatu penyakit
Uraian
Mengapa makanan di meja makan harus ditutup ?
Agar terhindar dari suatu penyakit dan kotoran yang masuk melalui hewan
10
5
Siswa bisa mengetahui makanan jenis jenis sayuran dalam kehidupan sehari hari

Uraian
Berilah 2 contoh sayur mayur yang kalian ketahui?
1.      Wortel
2.      Kentang
3.      dll
10
                                                                               
            Mengetahui,                                                                                            
Kepala Madrasah ibtidaiyah                                                                Jombang, 11 Maret 2013
     Bustanul Ulum Badas                                                                          Guru Mata pelajaran




Drs. Aminun                                                                 MUHAMMAD AANG CHUNAIFI
Nip.

Minggu, 01 Mei 2011

Manfaat Gosok Gigi Dapat Membuat Paru-paru Sehat


Memiliki masalah kesehatan pada rongga mulut dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, termasuk jantung, stroke, bahkan diabetes. Sebaliknya, bila gusi Anda bersih dan sehat, paru-paru pun akan sehat dan berumur panjang.
Studi yang diterbitkan Journal of Periodontology menemukan bahwa penyakit gusi dapat meningkatkan risiko untuk berbagai kondisi pernafasan, termasuk pneumonia, infeksi saluran pernafasan atas, bronkitis akut, bahkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Dalam studi diketahui bahwa bakteri yang disebabkan penyakit periodontal, yang merupakan peradangan kronis dari jaringan gusi serta tenggorokan atas dan kemudian dapat terhirup ke dalam saluran pernapasan bagian bawah, bisa bersarang di daerah tersebut.
Lambat laun, bakteri yang bersarang, dapat menghambat pernafasan dan mengakibatkan masalah paru-paru yang sangat serius. "Penyakit paru dapat melumpuhkan dan melemahkan," kata Donald S. Clem, President American Academy of Periodontology, dalam ringkasan studinya, dikutip dari laman Aol.
Penelitian ini melibatkan 200 peserta yang berusia 20 sampai 60 tahun. Setengah dari peserta merupakan pasien yang menderita penyakit pernafasan. Sedangkan setengahnya lagi merupakan peserta yang sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit paru-paru. Setiap subjek diberi ujian lisan untuk menilai secara luas tentang masalah kesehatan gigi.
Para peneliti mengetahui bahwa pasien yang menderita penyakit pernafasan memiliki kesehatan periodontal yang lebih buruk, dibandingkan peserta yang sehat. Inilah yang menjadi petunjuk awal hubungan antara penyakit pernapasan dan penyakit periodontal.
"Studi ini memberikan contoh lain bagaimana kesehatan periodontal berperan dalam menjaga sistem lain dari tubuh yang sehat," kata Clem.
Lebih lanjut Clem berbicara tentang bagaimana mencegah risiko itu. Dia menekankan pentingnya membersihkan rongga mulut dengan tepat, termasuk menyikat gigi setiap hari, flossing gigi serta melakukan memeriksakan gigi secara rutin.
"Bekerja sama dengan dokter gigi Anda atau periodontist, penyakit berbahaya seperti pneumonia atau COPD dapat dicegah," kata Clem.

Jumat, 29 April 2011

Arti Penting Pancasila


A.      Latar Belakang
Sejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh Rakyat Indonesia, yang memberi kekuatan hidup kepada bangsa Indonesia serta membimbingnya dalam mengejar kehidupan yang secara lahir dan batin menuju ke arah kebaikan, di dalam masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.
Bahwasannya Pancasila yang telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar Negara seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 merupakan kepribadian dan pandagan hidup bangsa yang telah teruji dan terbukti bahwa tidak ada yang mampu memisahkannya dari kehidupan bangsa Indonesia.
Menyadari hal tersbut perlu langkah nyata dan terus menerus untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terandung di dalam Pancasila tersebut, demi melindungi serta melestarikan Kesaktian Pancasila oleh setiap unsur lapisan masyarakat dan bangsa Indonesia baik dari pusat maupun daerah.
B.      Pengertian Pancasila
Menurut arti sebenarnya, istilah Pancasila yang sudah lama dikenal melalui buku “Negarakertagama” karangan empu Prapanca dan “Sutasoma” karangan empu Tantular dapat diartikan “Berbatu sendi lima” (dari bahasa Sansekerta) atau juga “Pelaksanaan kesusilaan yang lima” (Pancasila karma) yang pada jaman dahulu berisikan sebagai berikut :
1.       Tidak boleh melakukan kekerasan.
2.       Tidak boleh mencuri.
3.       Tidak boleh berjiwa dengki.
4.       Tidak boleh berbohong.
5.       Tidak boleh minum minuman keras.
Pancasila ditetapkan sebagai dasar Negara Republik Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945. Sebagai dasar Negara maka kehidupan berbengsa dan bernegara mulai saat itu haruslah sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila, yang pada kenyataannya nilai-nilai tersebut telah dipraktekkan oleh nenek moyang kita dan terus kita teruskan sampai sekarang.
Rumusan Pancasila sesuai dengan pembukaan UUD 1945 sebagai dasar Negara adalah:
1.       Ketuhanan Yang Maha Esa.
2.       Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.       Persatuan Indonesia.
4.       Kerakyatan yang dipimpi oleh hikmat kebijaksaan dalam pemusyawaratan perwakilan.
5.       Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

C.      Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
        Pancasila sebagai ideology terbuka merupakan  ideologi yang berkembang, terbuka untuk penafsiran baru. Bukan sesuatu yang selesai saja tetapi selalu actual setiap dalam menghadapi perubahan. Ideologi terbuka disebut juga weltanschaunh (pandangan dunia) yang diartikan sebagai consensus mayoritas warga Negara sebagai warga bangsa tentang nilai – nilai dasar yang ingin diwujudkan mengadakan Negara merdeka. Weltanschaunh merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, keseluruhan sila dalam pancasila merupakan satu kesatuan organis.

D.      Pancasila Sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai dasar atau falsfah Negara (philosophische gronslag), ideology negara dan staatside. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan atau penyelenggaraan negara. Hal ini sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 1945, yang dengan jelas menyatakan “…..maka disisinlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada…..”
Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar Negara mempunyai beberapa fungsi pokok, yaitu:
1.       Pancasila sebagai dasar Negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 yang pada hakikatnya adalah sumber dari segala sumber hokum atau sumber tertib hokum.Hal ini tertuang dalam ketetapan MPR No.XX/MPR/1978 dan No.V/MPR/1973 (Pengertian yuridis kenegaraan).
2.       Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (pengertian Pancasila secara sosiologis).
3.       Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dancara-cara dalam mencari kebenaran (pengertian pancasia yang bersifat etis dan fiosofis).
E.       Penjabaran Sila-Sila Pancasila
a.       Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Menyatakan keimanan dan kepercayaan kepada Tuhan sesuai dengan keimanan dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap.
b.      Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, gemar dengan kegiatan kemanusiaan, dan berani membela kebenaran dan keadilan. Sadar bahwa manusia itu semua sederajat, maka dikembangkan sikap saling manghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
c.       Sila Persatuan Indonesia
Bangsa Indonesia menempatkan persatuan dan kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Persaatuan dikembangkan atas dasar Bhineka Tunggal Ika, dengan memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
d.      Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Manusia Indonesia menjunjung tinggi dan menghayati hasil dari keputusan musyawarah, karena itu semua pihak harus mau untuk menerima dan melaksanakan hasil musyawarah dengan penuh tangung jawab. Kepentingan bersama lebih utama daripada kepentingan pribadi atau golongan. Keputusan yang diambil harus menjunjung tinggi nilai keadilan serta dapat dipertanggung jawabkan.
e.      Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Hak dan kewajiban itu sama kedudukannya dalam menciptakan keadilan dalam masyarakat. Perlu dikembangkan perbuatan yang luhur dan sikap kegotong royongan dan kekeluargaan. Maka perlu kesinambungan antara hak dan kewajiban untuk menjaga keadilan terhadap sesama.
 

A.      Penutup
                Pancasila selain sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar Negara Republik Indonesia juga merupakan sumber kejiwaan masyarakat dan negara Republik Indonesia. Maka kita harus menjadikannya sebagai perjuangan utama dalam kehidupan utama bermasyarakat dan bernegara. Oleh karena itu pengamalannya harus dimulai dari setiap lapisan masyarakat.

Sabtu, 26 Maret 2011

Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal di Perguruan Tamansiswa